UG COLORING THE GLOBAL FUTURE

EA11 MANAGEMENT CLASS OF GUNADARMA UNIVERSITY

Sabtu, 05 Mei 2012

INTERNET DASAR

Kejahatan Internet(Cybercrime)

Cybercrime adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit,confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak dan masih banyak lagi. Klik here
Unauthorized Access to Computer System and Service.Kejahatan yang dilakukan dengan memasuki/menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (hacker) melakukannya dengan maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting dan rahasia. Namun begitu, ada juga yang melakukan hanya karena merasa tertantang untuk mencoba keahliannya menembus suatu sistem yang memiliki tingkat proteksi tinggi. Kejahatan ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi internet/intranet.bagi yang belum pernah dengar, ketika masalah Timor Timur sedang hangat-hangatnya dibicarakan di tingkat internasional, beberapa website milik pemerintah RI dirusak oleh hacker.Kisah seorang mahasiswa fisipol yang ditangkap gara-gara mengacak-acak data milik KPU.dan masih banyak contoh lainnya. Klik here

Kamis, 12 April 2012

Modal Auxiliaries

AUXILIARY
USES
EXAMPLE

May
         Polite request
Stock market disruptions like the ones last week that temporarily shut down part of one of the largest exchanges in the united states and briefly halted the trading of apple shares are more commn than investors may think.

         Formal permission
but another major reason that they are disregraded may be that the rebel regional fed presidents have been.


Might
         Less than 50% certainty
Foreign exporters might collude with Indonesian officials to make their goods look like they originated from Indonesia to enjoy easier acces and more lenient requirements provided by the ASEAN-China Free Trade Area agreement

    

Be able to
  Ability
 Well, you’d better not push yourself too hard, or you’ll get sick. Then you wont be able to get anything done.

Have to

   Necessity
If the company went private, it would have to redeem the shares at $50 plus accrued dividends. Emmis has not paid dividends on the preferred shares since 2008, and a little more than $11 per share in unpaid dividends has accumulated.

Could
Impossibility
(negative only)
We couldn’t exactly kick the tires on these kinds of models back then, but we knew he had done work on simulations before.
Would



Polite request



Rofiuddin said he followes the procedures ass stipulated in the 2008 law but was denied access to the information he sought, even though the Kudus  regent said in an interview he would fulfill Rofiuddin’s request.



Can

Ability/possibility

PetroChina has grown by pumping everything it can from reseves in China, which contain an estimated 6.5 billion barrels or more.

Be to
Strong expectation
Most of those shares appear to be owned by individual investors, some of whom probably paid $50 a share for them in 1999.
Will
100% certainty
The Briton last enjoyed two poles in a row in 2009 – in Italy and Singapore – and it will be the first time since 2007 that McLaren have taken the top two spots in qualifying in consecutive races.






===

Kamis, 15 Maret 2012

Conditional Sentence

 
Conditional Sentence
 A conditional sentence is a complex sentence expressing a result which is expected from a condition. The condition is stated in a clause which generally begins with the word (/, and the result is expressed in the main clause. The result expected can be real or unreal.
. There are three important types of conditional sentences:
·         Future conditional sentences
·         Present conditional sentences
·         Past conditional sentences
1) A future conditional sentence expresses that something mentioned in the if – clause will probably happen or is likely to happen in the present or in the future.
2) A present conditional sentence expresses that something mentioned in the if – clause is unreal or contrary to the fact of the present.
3) A past conditional sentence also states a contrary – to – the -fact condition. It expresses that something mentioned in the if- clause did not occur in the past.
Ø  In the future conditional sentence the main clause uses will, can, must, may, to be going to. have to, expect to, plus the first form of a verb. The verb in the conditional clause is in the present tense.
Ø  In the present conditional sentence the main clause uses would, could, might, was going to, expected to, plus the first form of a verb. The verb in the conditional clause is in the past tense.
Ø  In the past conditional sentence the main clause uses would have, could have, might have, plus the third form of a verb. The verb in the conditional clause is in the past perfect tense.

Future conditional sentences
Examples:
  • If meet him again, I will tell him that. (zero conditional or first conditional can be used)
  • I will probably meet him soon.
  • If I were a bit taller, I would be more attractive.
    But I'm not taller.
o       I don’t know if anna is at home.
I don’t know if anna is at home or not.
I don’t  know if whether or not anna is at home.

Ø  I don’t know whether he will.
Ø  I don’t know if he will come.
Ø  We don’t know whether he speaks Spanish.
Ø  We don’t know whether or not he speaks Spanish or not.
Ø  We don’t know whether or not he speaks Spanish.


Present conditional sentences
Examples:
·         If  rains tomorrow, we will not go swimming.
Should it rains tomorrow, we will not go swimming.
·         If she invited me to the party  I would came
Where she invited me to the party, I would came.
·         If you were busy, we couldn’t force you.
were you busy, we couldn’t force you.
·         If you change your mind, let me know.
Should you change your mind, let me know.
·         If my boss calls, please let me know right away
Should my boss call, please let me know right away



Past conditional sentences
Examples:
·         It sound as though there were a herd of lions that came to here.
·         She spoke as if she would know all of matters.
·         As though his girl was hurts him.
·         She talked to him as if he were a child.


As if/as though + Past Perfect  Tense
·         She acted as though she had never met
·         When she came from the trip, she looked as if she hadn’t has energy.
·         He behaved as though he had been understood.
·         Anne cried as if she  had lost all of her wishes.

Selasa, 13 Maret 2012

STOP GLOBAL WARMING!!!!


  • NAMA    : TEGUH BERINDRA DWIDJAYA
  • NPM       : 17211057
  • KELAS   : 1EA02 
Tugas Pengantar Ekonomi Pembangunan



STOP GLOBAL WARMING!!!!

Pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. 


Dampak dari pemanasan global sangat berujung fatal terpengahruhnya hasil pertania, punahnya berbagai jenis hewan, dan terjadinya hutan gundul.
cintailah bumi kita untuk mengurangi terjadinya PEMANASAN GLOBAL .

Hutan dan kekayaan alam kita yang perlu diselamatkan


tetaplah membuat bumi ini hijau agar kita dapat merasakan betapa nikmatnya anugrah yang di berikan ALLAH SWT kepada kita .

cara menyalamatnkan bumi kita mulailah menanam pohon dihutan yang tandus, daur ulang alumunium, plastik, dan kertas, bagi industri mulailah menggunakan sumber energi yang dapat di perbaharuhi (tenaga angin surya dan dll) dan masih banyak lagi yang dapat kita lakukan utuk menyelamatkan bumi ini dari PEMANASAN GLOBAL .




Kamis, 29 Desember 2011

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP




TUGAS KELOMPOK
 ILMU BUDAYA DASARA
Tentang
 MANUSIA dan PANDANGAN HIDUP
KELAS 1EA02

Nama Kelompok          :              Andika N.Z                    NPM : 10211760
                                                Cholid Umar                 NPM : 11211639
                                                Teguh Berindra             NPM : 17211057
                                                Rezza Pahlevi               NPM : 16211056



MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

Pandangan hidup

Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati karena ia menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia.


Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya.
Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup. Pandangan hidup berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.   
2. Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Apabila pandangan hidup itu diterima oleh sekelompok orang sebagai pendukung suatu organisasi, maka panandangan hidup itu disebut ideology. Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsure-unsur yaitu : cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan.
CIta-cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebajikan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan.

Keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmana, dan kepercayaan kepada Tuhan.cita-cita,Menurut kamus umum bahasa Indonesia cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran.
 Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita-cita merupakan pandangan masa depan, merupakan pandangan hidup yang akan dating. Pada umumnya cita-cita merupakan semacam garis linier yang makin lama makin tinggi, dengan perkataan lain : cita-cita merupakan keinginan, harapan, dan tujuan manusia yang makin tinggi tingkatannya.
Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan. Disini persyaratan dan kemampuan tidak/belum dipenuhi sehingga usaha untuk mewujudkan cita-cita itu tidak mungkin dilakukan. Antara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan dating sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Dapatkan seseorang mencapai apa yang dicita-citakannya tergantung dari 3 faktor; pertama factor manusia yang memiliki cita-cita, kedua kondisi yang dihadapi selama mencapai apa yang dicita-citakannya dan ketiga seberapa tinggikah cita-cita yang hendak dicapai.
Kebajikan-Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yagn sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik.. Sebagai mahluk pribadi, manuda dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik dan buruk itu ditentukan oleh suara hati.
Suara hati adalah semacam bisikan didalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku. Jadi suara hati dapat merupakan hakin untuk diri sendiri.
Suara hati selalu memilik yang baik, sebab itu ia selalu mendesak orang untuk berbuat yang baik bagi dirinya. Oleh karena itu, kalau seseorang berbuat sesuatu sesuai dengan bisikan hatinya, maka orang tersebut perbuatannya pasti baik. Jadi berbuat dan bertindak menurut suara hati, maka tindakan itu adalah baik. Jadi baik atau buruk itu dilihat menurut suara hati sendiri. Meskipun demikian harus dinilai dan diukur menurut suatu atau pendapat umum. Jadi kebajikan adalah perbuatan yang sesuai dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hukum Tuhan.
Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya, karena tingkah laku bersumber pada pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri, sehingga tingkah laku setiap orang berbeda-beda. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkah laku seseorang adalah: factor pembawaan, factor lingkungan dan pengalaman.

Usaha/perjuangan          

Usaha /perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun denan tenaga/jasmani, atau dengan kedua-duanya.
Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Untuk bekerja keras manusia dibatasi oleh kemampuan, karena kemampuan terbatas timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya,keyakinan/kepercayaan.
Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan.
Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada 3 aliran filsafat yaitu
aliran naturalisme; hidup manusia itu dihubungkan dengan kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari nature, dan itu dari Tuhan. Tetapi yang tidak percaya pada Tuhan, nature itulah yang tertinggi. Aliran naturalisme berisikan spekulasi mungkin ada Tuhan mungkin juga tidak ada
aliran intelektualisme; dasar aliran ini adalah logika/akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia berpikir, mana yang benar menurut akal itulah yang baik, walaupun bertentangan dengan kekuatan hati nurani. Manusia yakin bahwa dengan kekuatan piker (akal) kebajikan itu dapat dicapai dengan sukses.
        Dengan akal diciptakan teknologi, teknologi adalah alat Bantu mencapai kebajikan yang maksimal, walaupun mungkin teknologi memberi akibat yang bertentangan dengan akal. Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka keyakinan manusia itu bermula dari akal. Jadi pandangan hidup ini dilandasi oleh keyakinan kebenaran yang diterima akal.Benar menurut akal itulah    yang baik.
 Manusia yakin bahwa kebajikan hanya dapat diperoleh dengan akal (ilmu dan teknologi). Pandangan hidup ini disebut liberalisme. Kebebasan akal menimbulkan kebebasan bertingkah laku dan berbuat, walaupun tingkah lakudan perbuatannya itu bertentangan dengan hati nurani. Kebebasan akal lebih ditekankan pada setiap individu.
Karena itu individu yang berakal (berilmu dan berteknologi) dapat menguasai individu yang berpikir rendah (bodoh)aliran gabungan. Dasar aliran ini idalah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya adanya Tuhan sebagai dasar keyakinan.
Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Segala sesuatu dinilai dengan akal, baik sebagai logika berpikir maupun sebagai rasa (hati nurani). Jadi apa yang benar menurut logika berpikir juga dapat diterima oleh hati nurani. Apabial aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup, maka akan timbil dua kemungkinan pandangan hidup.
Apabila keyakinan lebih berat didasarkan pada logika berpikir, sedangkan hati nurani dinomorduakan, kekuatan gaib dari Tuhan diakui adanya tetapi tidak menentukan, dan logika berpikir tidak ditekankan pada logika berpikir individu, melainkan logika berpikir kolektif (masyarakat), pandangan hidup ini disebut sosialisme.







Apabila dasar keyakinan itu kekuatan gaib dari Tuhan dan akal, kedua-duanya mendasari keyakinan secara berimbang, akan dalam arti baik sebagia logika berpikir maupun sebagai daya rasa (hati nurani), logika berpikir baik secara individual maupun secara kolektif panangan hidup ini disebut sosialisme-religius.

Kebajikan yang dikehendaki adalah kebajikan menurut logika berpikir dan dapat diterima oleh hati nurani, semuanya itu berkat karunia Tuhan.
Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik :
1. Mengenal           4. Meyakini                    
2. Mengerti            5. Mengabdi
3. Menghayati        6. Mengamankan